Program

Program pelatihan dan workshop dirancang khusus dengan tujuan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta. Penggunaan metode partisipatori melibatkan peran aktif peserta dalam berbagai aktivitas baik individual maupun kelompok seperti icebreakers dan games yang bermakna, refleksi, brainstorming, diskusi, roleplay, dll.

a. Training Guru Penyemai Potensi

Tujuan utama dari program Guru Penyemai Potensi ini adalah mengembangkan pola pikir positif yakni menyadari potensi diri dalam membimbing siswa melalui kesuritauladanan dengan penerapan nilai, perilaku dan pendekatan positif dalam mendidik. Program ini juga membekali guru dengan keterampilan komunikasi yang efektif dalam memotivasi dan membimbing siswa.

Sejak 2005 program ini telah menyentuh lebih dari 1000 orang guru mulai dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA di berbagai daerah. Program ini berhasil mengubah paradigma guru dalam mendidik, yakni mendorong guru lebih mengembangkan pengetahuan dan kapasitas yang dimiliki demi memberi manfaat bagi orang lain.

Durasi: 3 hari

b. Menangani Bullying di Sekolah (Dealing with Bullying in School)

Program ini dikembangkan Tim SEJIWA pada Mei 2006 sebagai kelanjutan dari program Guru Penyemai Potensi. Program “Dealing with Bullying at School” ini membekali guru dengan pemahaman mengenai bullying dan keterampilan yang diperlukan untuk mengurangi bullying di sekolah. Guru mampu membangun kesadaran akan dampak bullying terhadap perkembangan siswa dan kegiatan belajar di sekolah. Guru juga dibekali keterampilan dalam menangani pelaku sekaligus korban bullying. Guru pun mampu mengembangkan kebijakan anti bullying di sekolah yang melibatkan siswa, guru, staf sekolah juga orang tua. Program ini juga menanamkan pentingnya nilai-nilai luhur yakni respek, toleran, tanggung jawab, integritas dan disiplin dalam budaya sekolah. Program dapat dirancang dalam bentuk workshop berdurasi 3 jam ataupun training selama 2 hari.

c. Positive Disciplining Training

Program ini bertujuan agar para guru mampu menerapkan metode pendisiplinan yang positif kepada anak didik. Positive disciplining menekankan metode pendisiplinan tanpa kekerasan yang menghasilkan solusi dengan tetap menghargai anak, memperhatikan hak-hak anak serta karakteristik perkembangannya. Program ini dapat diberikan untuk para guru dan orang tua agar mampu menerapkannya dalam mendidik dan mengasuh anak.

d. MOS Seru Tanpa Bullying

Workshop ini ditujukan untuk siswa SMP dan SMA terutama siswa senior dan pengurus osis agar mampu menyusun dan menyelenggarakan acara Masa Orientasi Sekolah (MOS) yang sehat, manusiawi, tanpa penindasan dan tekanan kepada siswa baru yang menjadi peserta.

Program ini bertujuan agar siswa mampu untuk:

  • Mengidentifikasi berbagai tindakan bullying serta pelaku dan korbannya
  • Memahami dampak negatif bullying terhadap kehidupan dan masa depan korban
  • Memiliki kesadaran tentang konsep diri yang positif sehingga mampu menjadi bagian dari budaya sekolah yang manusiawi dan bebas dari perilaku bullying
  • Mampu menciptakan acara Masa Orientasi Siswa (MOS) yang seru, berkesan, dan bermakna namun tanpa ada tindakan bullying dari siswa senior kepada siswa yunior.

Durasi: 2 hari

e. Workshop Anti Bullying untuk Siswa

Workshop dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah yang bersangkutan. Secara umum workshop bertujuan untuk:

  • Mengenalkan perilaku baik dan kurang baik dalam berteman
  • Melatih siswa menerapkan perilaku yang baik kepada teman
  • Menanamkan respek dan empati dalam interaksi sosial
  • Melatih gaya komunikasi asertif dalam berinteraksi dengan teman sebaya.

Durasi: 1 hari

f. Workshop / Seminar Anti Bullying untuk Orang Tua

Tujuan:

  • Mengidentifikasi perilaku bullying
  • Mengidentifikasi gejala seorang anak yang menjadi pelaku dan korban perilaku bullying
  • Menangani anak pelaku dan korban bullying dengan tepat
  • Menerapkan positive disciplining dalam mengasuh dan mendidik anak

Durasi: 1 hari

Comments are closed.