Penelitian mengenai kekerasan pada anak (2010)
Penelitian mengenai kekerasan pada anak pada tahun 2010 ini diselenggarakan
di enam sekolah dasar di tiga kabupaten di Kepulauan Maluku. Penelitian ini mengungkapkan bahwa anak mengalami kekerasan dari orang tua, guru dan juga teman sebaya di sekolah. Kekerasan umumnya dilakukan orang tua dan guru dengan alasan mendisiplinkan anak. Anak umumnya dipukul (dengan tangan, rotan, penggaris, kayu, sapu, dll) bila tidak disiplin di rumah (tidak melakukan tugas/perintah orang tua, melanggar jadwal tidur, mengaji, dsb) dan di…
Read More »Penelitian mengenai kekerasan di sekolah (2008)
Penelitian ini diselenggarakan atas kerjasama SEJIWA, Plan Indonesia dan Universitas Indonesia. Penelitian ini melibatkan sekitar 1233 orang siswa SD, SMP dan SMA di di Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa kekerasan, baik yang dilakukan oleh guru kepada siswa maupun dari dilakukan siswa kepada sesama siswa, terjadi di semua sekolah yang terlibat penelitian. Bentuk kekerasan yang meliputi bullying verbal, psikologis serta fisik dilaporkan oleh 66.1% siswa SMP dan 67.9% siswa SMA. Umumnya siswa mempersepsikan…
Read More »Baseline study SEJIWA (2005)
Baseline study SEJIWA (2005) mengenai persepsi siswa terhadap cara mengajar guru pada tiga SMA di dua kota besar di Jawa. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa siswa mempersepsikan metode mengajar guru membosankan (41,4%), tidak pernah berubah (43,7%) dan guru seringkali memberikan instruksi yang membingungkan (47,9%). Siswa juga mempersepsikan bahwa guru seringkali tidak mendengarkan dan memahami siswa (40%). Hal ini sejalan dengan temuan berikutnya bahwa guru merasa kesulitan dalam menghadapi dan berkomunikasi dengan siswa (31%). Dalam studi…
Read More »Baseline study SEJIWA (2004)
Baseline study SEJIWA (2004) di empat SMA di Jakarta mengungkapkan beberapa hal sebagai masalah dalam kualitas pendidikan Indonesia. Dalam studi ini ditemukan bahwa siswa mempersepsikan metode mengajar guru cenderung monoton, directive, teacher-centered, tidak kreatif dan tidak mengikuti perkembangan terbaru materi. Motivasi dan disiplin guru dalam mengajar rendah sehingga mempengaruhi pula motivasi belajar siswa. Bullying pun umum ditemukan di sekolah, baik dilakukan oleh guru kepada siswa maupun siswa kepada siswa lain atau siswa junior.





save as PDF