Smart School Online Kick-off Mencetak Netizen Unggul di Era Digital

Posted on Posted in news

Kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi yang sangat pesat telah memberikan pengaruh besar bagi perkembangan masyarakat. Salah satu dari dampak kemajuan teknologi tersebut adalah mudahnya internet diakses oleh berbagai kalangan, salah satunya anak-anak. Internet dapat memberikan pengaruh positif bagi anak-anak, namun dapat pula memberikan pengaruh negatif. Beberapa masalah yang apat timbul dari dunia internet diantaranya adalah  pencurian privasi, cyberbullying. child pornography, penipuan, dan lainnya.

Berangkat dari keresahan tersebut, diadakan program Smart School Online, sebuah program yang akan dilaksanakan di beberapa sekolah di Jakarta dan beberapa kota besar yang tersebar di Indonesia pada awal tahun 2018. Tujuan dari rangkaian acara ini diantaranya adalah untuk membangkitkan antusiasme pelajar berpartisipasi aktif dalam gerakan Digital Literacy dan meningkatkan perlindungan anak di dunia online.Program ini digagas oleh ID-COP (Indonesia Child Online Protection) sebuah Aliansi yang terdiri dari ECPAT Indonesia, Yayasan SEJIWA, dan ICT WATCH didukung oleh Google Indonesia dan Kementrian Komunikasi dan Informasi RI.

Sebagai pemantik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan program ini, diadakan rangkaian acara Smart School Online Kick off pada tanggal 23 dan 24 September 2017. Rangkaian acara ini memiliki hastag #akunetizenunggul #siberkreasi.

Pada tanggal 23 September, acara berjudul “Smart School Online Kick Off: Mari Mendengar Suara Anak” diadakan di Ruang Serba Guna, Kominfo. Peserta dalam acara ini adalah perwakilan siswa SMAN 42 Jakarta, SMP Labschool Cibubur, SMAN 78 Jakarta, SMA Al-Izhar, dan SD Gemala Ananda. Acara rangkaian #siberkreasi #akunetizen unggul ini dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy) yang mewakili Menkominfo Rudiantara. Menururt Semmy, perlu adanya kesadaran dalam dunia Internet atau Siber. Hal ini dikarenakan pertama, di Internet apa yang sudah dimuat akan selamanya ada di internet. Ini karena setelah dihapus, bisa jadi sudah ada pihak lain yang menyimpan atau mengcapture postingan tersebut. Kedua, jejak di dunia maya dapat dilacak. Kemudian terakhir, ke depannya riwayat kita bisa dilihat di Internet misalya untuk keperluan wawancara pekerjaan, pemberi kerja dapat melakukan identifikasi kita lewat muatan-muatan yang sudah kita buat di akun-akun media sosial.

Di acara ini, beberapa perwakilan anak-anak ditampilkan di depan publik mendiskusikan apa saja permasalahan yang dihadapi dalam ranah online saat ini. Selain itu didiskusikan pula bagaimana anak dapat menjadi Netizen Unggul. Seorang Netizen Unggul bertanggungjawab terhadap postingnya dan siap menebarkan dampak positif kepada dunia internet di tengah maraknya konten-konten negatif yang merajalela. Di sini para peserta anak aktif dan berani berpendapat, sedangakan peserta orang dewasa lebih banyak mendengarkan atau sebatas menanggapi pendapat mereka. Di penghujung acara, sebagai hasil diskusi, dibacakan rekomendasi suara anak kepada para pemangku kebijakan yang telah hadir.

Pada tanggal 24 September, acara  dilanjutkan di FX Sudirman dengan judul : Smart School Online Kick Off: “Aku Netizen Unggul”. Di sini para peserta anak-anak bersenang-senang sambil menyerapi materi-materi mengenai Digital Literacy. Acara pada hari ini diramaikan dengan senam  pagi oleh ketua Yayasan Sejiwa Diena Haryana, pertunjukan Musik Beatbox, Dongeng, Tema: Netizen Unggul Berinternet dengan Bijak, Musik Perkusi dari Sanggar Akar, Lomba mewarnai dan undian serta pemberian banyak door prize diantaranya berupa smartphone, tas punggung, dan lainnya. Di luar panggung pun tersedia Chalk Walk, Photo Booth, Booth lembaga, dan permainan-permainan untuk mengundang audience dari luar.

 

Begitulah keasyikan acara kick-off smart school Online. Sampai jumpa di rangkaian acara berikutnya !