news

Yayasan Sejiwa dan LDD, Berbagi Pemahaman Mengenai Bullying

Jumat, 26 Januari 2018, Yayasan Sejiwa bersama dengan LDD berbagi pemahaman mengenai bullying dengan peserta utama yaitu Ibu-ibu yang menjadi Pembina PAUD di pemukiman nelayan di daerah Jakarta Utara. Lokasi acara diadakan di Gereja Katedral, Jakarta. Sejiwa yang diwakili oleh Ibu Retno Sulistyo, menjadi pemberi materi utama untuk pendidikan mengenai Bullying.

Materi yang pertama kali diberikan ialah materi mengenai apa itu bullying dan bagaimana sesuatu tindakan dapat dikatakan sebagai tindakan bullying. Kemudian dilanjutkan dengan dampak yang terjadi pada anak korban bullying. Dalam penyampaian mengenai dampak bullying, ditekankan bahwa bullying mempunyai dampak bukan hanya pada saat bully terjadi, namun juga bisa berdampak dalam kurun waktu yang cukup panjang bahkan seumur hidup. Setelahnya, terdapat juga materi tentang bagaimana sebagai orang dewasa kita harus mampu untuk menahan emosi saat kita berhadapan dengan tingkah laku anak yang tidak sesuai dengan kemauan kita, sehingga kita tidak melakukan kekerasa baik fisik maupun non fisik terhadap anak. Tidak hanya sampai disitu, selanjutnya peserta juga diajak untuk mengetahui ciri-ciri anak yang terkena bully, serta apa yang harus kita lakukan jika kita mengetahui hal tersebut.

Ibu Retno (Sejiwa) memberikan Materi Terkait Bullying

Bagian selanjutnya dari pertemuan kali ini ialah peserta diajak untuk berdiskusi dalam kelompok untuk menjelaskan tentang jenis-jenis bullying, seperti apa yang telah mereka pelajari sebelumnya. Peserta kemudian memetakannya dan menjelaskannya di depan peserta lainnya. Suasana diskusi dan presentasi pun sangat baik. Hal ini karena peserta dan pemberi materi melakukan interaksi dua arah. Peserta juga memberitahukan mengenai peristiwa-peristiwa terkait kekerasan yang bisa dikategorikan sebagai bullying menurut mereka.

 

Peserta Berdiskusi mengenai Bullying

Baik dari peserta ataupun pemberi materi, banyak hal yang dapat diambil oleh kedua belah pihak. Semua hal tersebut merupakan pembelajaran yang dapat digunakan guna memberi kesejahteraan pada anak-anak kita dan membebaskan anak-anak dari bullying. Karena sejatinya anak-anak adalah sosok masa depan kita yang harus dapat hidup dengan bahagia dan damai. J

Salam Damai,

Sejiwa