BINCANG SEJIWA EPISODE 79: KEPEDULIAN HADIR MELALUI KARYA SENI: DRAMA MUSIKAL ANANTARA

Bincang Sejiwa Episode 79
Kepedulian Hadir Melalui Karya Seni: Drama Musikal Anantara 
Minggu, 24 April 2022


Narasumber: 

Putri Andrea Priscilla Joanita (Producer serta pemeran Drama Musikal Anantara) 

Diena Haryana (Pendiri Yayasan SEJIWA) 

Doni Koesoema A (Pendiri Pendidikan Karakter Education Consulting)

Dipandu oleh:

Andika Zakiy (Koordinator Program SEJIWA) 

 

Profil Musikal Anantara

Sebuah musikal yang diproduksi oleh Yayasan Prima Unggul (Panti asuhan dan sekolah berbasis kewirausahaan) sebagai salah satu unit usaha yang bekerjasama dengan anak muda di Indonesia untuk berkarya bersama yang dapat memberikan impact kepada masyarakat. Setiap tahunnya Yayasan Prima Unggul memproduksi musikal dengan berbagai tema yang biasanya diangkat melalui cerita yang ada di YPU. Melalui pertunjukkan ini YPU ingin membawa tema baru yang tidak hanya bersumber dari cerita internal, namun isu yang berkembang di masyarakat, akhirnya memutuskan untuk mengangkat tema parenting yang saat ini masih banyak orang yang belum sadar akan pentingnya hal ini. 

Dalam hubungan antara anak dan orang tua komunikasi merupakan hal penting yang perlu dilakukan, namun saat ini masih banyak orang yang bingung untuk memulai darimana. Bertujuan untuk membuka pandangan bahwa akar permasalahan dalam hubungan antara anak dan orang tua dalam sebuah keluarga. Dalam pementasan ini diambil dua latar belakang yang berbeda, yaitu tahun 1991 dan 2021 untuk menggambarkan perbedaan sudut pandang perkembangan anak dari masing-masing tahun tersebut, dan melihat sebab akibat dari pola asuh yang dilakukan agar dapat memahami satu sama lain. 

 

Peran Anak Muda untuk Memberikan Makna dalam Masyarakat 

Setiap individu dapat memilih untuk memberikan dampak atau tidak, dan Dea memilih untuk mengambil peran melalui seni. Hal tersebut dipilih karena menurut Dea seni yang memiliki dampak bagi masyarakat akan lebih diingat dan nilainya akan lebih besar, begitu juga individu yang akan di bidang lainnya. Dalam musikal ini terdapat beberapa hambatan yang terjadi, karena banyak sekali ide-ide yang dikeluarkan oleh setiap individu yang terlibat, jadi Dea berupaya untuk mengingatkan kembali nilai dasar dari pementasan ini agar tujuan awal yang diharapkan dapat tercapai. 

 

Alasan Pemilihan Tema Parenting

Yayasan Prima Unggul berfokus pendidikan karakter anak-anak, dan hal ini tidak akan jauh dari peran orang tua, karena mereka sebagai lingkungan terdekat dari anak dan sebagai fondasi bagi sebuah keluarga. Saat ini, masih banyak orang yang tidak sadar akan hal ini. Menurut Dea sebagai anak, saat ini banyak sekali orang tua yang bekerja pagi hingga malam dan berfikir bahwa yang dibutuhkan anak hanya sebatas materi saja, tetapi pada kenyataannya anak-anak juga membutuhkan kehadiran orang tua dalam menjalani tahapan-tahapan kehidupan. Banyak anak-anak yang justru bercerita dengan teman sebaya, dan saran yang diberikan oleh mereka tidak selalu bijak, disisi lain kita juga kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang tua, hal ini menyebabkan pemikiran yang salah dalam anak. Maka dari itu, kita berupaya untuk membangun kesadaran bahwa komunikasi dalam keluarga merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Dea sendiri diberikan kebebasan oleh orang tuanya untuk memilih jalan yang disukai, namun tetap bertanggung jawab atas segala pilihannya tersebut. Komunikasi yang dilakukan juga dua arah antara anak dan orang tua, dan hal ini dilakukan secara rutin untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam keluarga. 

 

Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga

Melalui komunikasi yang baik antara anak dan orang tua akan menimbulkan sifat-sifat positif pada anak termasuk kepemimpinan, seperti apa yang sudah dijelaskan oleh Dea. Komunikasi yang perlu dikembangkan oleh orang tua adalah antara kesalahan dengan teguran jangan terlalu lama. Kedua, komunikasi yang dilakukan secara dua arah berupaya untuk membangun kesadaran bukan perasaan tersinggung agar anak tidak merasa kecil dan tersinggung. Pujian juga penting dilakukan oleh orang tua kepada anak. Komunikasi yang dibangun oleh orang tua adalah komunikasi dengan mengembangkan harapan anak, mengembangkan kesadaran dan rasa dicintai. Jangan sampai kita marah-marah dan emosi ketika kita melakukan teguran kepada anak jangan lupa berikan pujian kepada anak. Anak merupakan peniru dari apa yang ia lihat di lingkungan sekitar.

 

Kehadiran dan dampak dari adanya Yayasan Prima Unggul 

Yayasan Prima Unggul sangat membawa dampak mempunyai banyak unit usaha bertujuan untuk mengembangkan potensi diri anak yaitu drama musikal anantara, budidaya air tawar, fotografi. Dalam diri manusia terdapat berbagai macam potensi yang harus dikembangkan, sistem pendidikan seharusnya fleksibel mengikuti kebutuhan anak, standar yang harus dipelajari seorang anak tergantung kepada anak itu sendiri, pendidikan homeschooling bukan sekolah formal tetapi merupakan sebuah ruang formal untuk belajar, kreatifitas haruslah sudah tumbuh sejak awal kemampuan berimajinasi itu akan menentukan keberhasilan seseorang dibanding logika, logika memang penting dalam kehidupan tetapi dalam sesuatu hal yang baru inovasi yang baru kemampuan logis saja tidak cukup. Perlu adanya pengembangan dalam diri. 

 

Pandangan Tentang Homeschooling 

Pandangan tradisional tentang homeschooling adalah orang tua mengundang guru dari luar untuk mengajar anaknya sendiri di rumah, namun sekarang homeschooling telah semakin berkembang orang tua yang mempunyai keprihatinan yang sama berkumpul mengundang guru dan tutor untuk melatih atau mengajar anak homeschooling sehingga argumentasi  bahwa anak-anak yang homeschooling itu kemampuan sosialisasinya berkurang itu tidak terbukti sekarang, pendidikan homeschooling saat ini sangat bervariasi dan dapat bersaing dengan anak pendidikan formal tergantung minat anak dan bagaimana memilih tutor dan guru yang dibutuhkan anak dan paham mengaitkan apa yang dipelajari dengan tahapan pendidikan lebih lanjut, tidak semua pendidikan formal itu bagus dan tidak semua pendidikan yang dari non-formal itu tidak bagus, kita harus melihat bagaimana proses pendidikan itu berdasarkan kualitas kemampuan anak-anak pada pengalaman belajarnya. Dari sisi kurikulum dan pengajaran homeschooling lebih fleksibel dan memberikan ruang pada anak untuk memilih dan bertanggung jawab pada pilihannya. Dengan adanya teknologi digital membuat sistem pendidikan menjadi fleksibel tetapi tetap berfokus pada kualitas pembelajaran. Orang tua harus memberikan kesempatan semaksimal mungkin kepada anak sesuai dengan potensinya. 

 

Memanfaatkan Ruang Digital 

Membuat kesadaran pada diri sendiri ketika kita ingin berkembang pada dasarnya alat yang kita miliki saat ini untuk berkembang, sadar ketika sudah diberi fasilitas memaksimalkan untuk mengembangkan diri, fasilitas digital yang kita miliki bukan hanya sekedar entertaining saja tetapi bisa lebih dari itu, bisa menghasilkan banyak peluang sesuai dengan kemampuan kita. Terus mengingatkan tentang adiksi, pedofil atau membangun jejak digital yang positif dimana orang tua harus memiliki digital skill sehingga orang tua mengetahui tentang isu yang terjadi di ruang digital dan bagaimana cara mengatasinya. Jejak digital yang positif membangun masa depan yang baik, orang tua selain harus meningkatkan digital skill juga digital parenting, membuat screen time dan screen break mengingatkan anak untuk beristirahat dan beraktivitas yang lain. Orang tua juga harus berinteraksi dengan anak menjelaskan kepada anak  tentang apa saja yang harus ditingkatkan di ruang digital dan yang harus diwaspadai. Dengan adanya digital skills dan parenting yang baik dapat menjelaskan kepada anak menggunakan internet yang baik dan tepat. 

Bagi Sahabat SEJIWA yang ingin menyimak lebih jauh tentang anak muda berbakat ini, dapat disimak pada link berikut: