BINCANG SEJIWA EPISODE 86: BERPERAN BERSAMA MEMBERANTAS KEMISKINAN LEWAT PENDIDIKAN

BINCANG SEJIWA EPISODE 86
BERPERAN BERSAMA MEMBERANTAS KEMISKINAN LEWAT PENDIDIKAN
MINGGU, 7 AGUSTUS 2022

 

Narasumber:

Diena Haryana – Pendiri Yayasan SEJIWA

Doni Koesoema A – Pendiri Character Education Consulting

Moch Riza Zainal Abidin – Pendiri Yayasan Jala Samudra Mandiri

Moderator : 

Afriyani Rahmawati – Partnership Coordinator

 

Opening

Pendidikan merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh setiap anak agar mampu memperoleh kehidupan yang berkualitas. Di Indonesia, pentingnya pendidikan bagi anak tertuang dalam program wajib belajar 12 tahun menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mewajibkan setiap warga negara Indonesia untuk bersekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, realitanya masih banyak masyarakat Indonesia yang harus hidup dan berjuang dengan kondisi kemiskinan. Akibatnya, banyak anak-anak yang terpaksa untuk putus sekolah dan harus bekerja demi membantu keluarga. Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan tingkat pendidikan yang rendah dan tak jarang keluarga miskin dipandang akan menghasilkan generasi yang miskin dan tidak mampu mendapatkan pendidikan yang layak. Jika pendidikan merupakan aspek penting untuk memberantas kemiskinan, apakah masih ada harapan bagi anak-anak Indonesia yang lahir dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah untuk bisa mendapatkan akses belajar dan memperoleh pengetahuan? 

Pada Bincang Sejiwa kali ini, kami mengundang salah satu sosok inspiratif yang memiliki kepedulian besar terhadap masa depan anak-anak Indonesia yang putus sekolah yaitu Moch. Riza Zainal Abidin yang tergabung dalam Yayasan Jala Samudera Mandiri (JSM). Bermula dari langkah kecil, Mas Zainal berupaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak di daerah Jakarta Utara agar bisa memiliki kualitas pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya terlepas dari kondisi sosial dan ekonominya.

Awal Mula / Latar Belakang Rumah Belajar Yayasan Jala Samudra Mandiri

Berangkat dari keprihatinan mengenai kondisi anak-anak di daerah Jakarta Utara, Yayasan Jala Samudra Mandiri atau disingkat JSM mendirikan Rumah Belajar dalam rangka memenuhi hak anak untuk mendapat akses pendidikan. Yayasan JSM mulai menjalankan rumah belajar pada tahun 2008, di mana kondisi anak-anak di Jakarta Utara pada saat itu kurang mendapat perhatian baik dalam aspek perlindungan, seperti memperkerjakan anak di bawah umur dengan upah kecil, dan khususnya pendidikan, seperti putus sekolah karena masalah keuangan, administrasi, hingga perundungan, serta rata-rata mengalami situasi yang buruk. Pada saat itu Yayasan JSM yakin bahwa pendidikan merupakan salah satu bagian yang dapat memutus rantai bentuk-bentuk kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak. Mulai dari hal itu, Yayasan JSM merangkul sedikit demi sedikit dari mereka, mengajak mengobrol, dan mewadahi dalam suatu komunitas kecil untuk berdiskusi mengenai apa yang menjadi kebutuhan mereka. Berdasarkan hal tersebut Yayasan JSM memberikan layanan melalui kegiatan-kegiatan yang mudah dan nyaman untuk anak-anak lakukan.  

Program Rumah Belajar

Dalam usaha pemberdayaan pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah di daerah Jakarta Utara, Yayasan JSM menyediakan program Rumah Belajar (Rumbel) yang bertujuan untuk membantu anak untuk mampu mendapatkan akses terhadap pendidikan. Pembelajaran di Rumah Belajar dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat seperti sekolah formal pada umumnya. Namun, pelaksanaan program ini lebih menekankan pada penggunaan metode pendekatan yang menyesuaikan dengan kondisi dari anak-anak yang putus sekolah dan mengedepankan pemenuhan hak anak. 

Kegiatan pembelajaran didukung oleh adanya tutor dan pendamping bagi anak-anak di Rumah Belajar. Tutor menjalankan fungsinya sebagai tenaga pengajar dalam kegiatan belajar dan pendamping berfungsi untuk mendampingi anak di luar pembelajaran secara akademik. Anak bisa bercerita dan berkonsultasi apabila mengalami permasalahan atau berkomunikasi kepada pendamping jika ingin mengikuti kegiatan keterampilan seperti bermusik dan lainnya. Hingga saat ini, terdapat sekitar 20 tutor dan 15 pendamping yang terbagi berdasarkan tiga wilayah cakupan Yayasan JSM di Kecamatan Koja, Cilincing, dan Tanjung Priok.

Rumah Belajar tidak hanya menghadirkan akses pendidikan yang mengharuskan anak untuk datang ke tempat tetapi tutor dan pendamping bisa berkunjung mendatangi anak apabila anak tidak bisa hadir secara langsung. Adanya Kelompok Kelas Jauh sebagai bagian dari program Rumah Belajar semakin memudahkan anak-anak untuk mampu mendapatkan pengetahuan dan hak pendidikan di mana saja. Kelompok Kelas Jauh merupakan bentuk perhatian dari pihak-pihak yang ingin berkontribusi dalam mendukung pemenuhan hak anak yang putus sekolah di mana kelompok-kelompok belajar dikelola oleh masyarakat dari berbagai kalangan seperti RT, RW, dan komunitas lainnya.

Prinsip MENGALIR Yayasan JSM

Yayasan JSM memiliki satu prinsip kuat dalam menjalankan rumah belajarnya yang dinamakan dengan akronim MENGALIR. Prinsip MENGALIR menekankan pada kemampuan adaptasi dan asertif pendamping dalam menghadapi keberagaman anak dan pendekatan personal sebagai pendekatan yang tepat dalam mendampingi anak-anak. Di Rumah Belajar semua orang adalah guru dan semua orang jugalah murid, mengindikasikan bahwa semua pihak dapat belajar dari satu sama lain dan saling bertukar pengetahuan. 

M pada prinsip MENGALIR merujuk pada membangun 3 hal utama pada anak-anak, yaitu karakter, keterampilan, dan kemandirian. E merujuk pada empatik dan penuh kepedulian bahwa pendamping perlu membangun komunikasi dengan anak untuk mengenal dan memahami mereka seutuhnya. N merujuk pada nyalakan kembali harapan, yaitu meyakinkan anak-anak bahwa mereka memiliki harapan untuk masa depannya yang masih panjang melalui bersama-sama membangun mimpi mereka. G merujuk pada galang kekuatan melalui nilai-nilai kekeluargaan, yaitu bagaimana menggalang kekuatan bersama keluarga anak dengan mengajak orang tua terlibat dalam memberikan dukungan untuk anak pada kegiatannya di rumah belajar. A merujuk pada aktif dan menyenangkan, yaitu bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak dan juga anak turut serta berkontribusi memberi warna pada rumah belajar. L merujuk pada liberatif dan tanggung jawab, yaitu bahwa semua proses tersebut adalah untuk membangun rasa tanggung jawab dan kemandirian pada anak. I merujuk pada inspiratif dan berdaya ubah, yaitu memberi inspirasi bagi siapapun dan bisa membawa perubahan bagi lingkungan sekitarnya. Dan terakhir, R merujuk pada merayakan setiap prestasi yang dicapai, yaitu bahwa setiap output yang dihasilkan merupakan bentuk kemenangan-kemenangan kecil yang patut diapresiasi untuk menumbuhkan semangat lebih baik kedepannya.

Tantangan yang Dihadapi Yayasan JSM 

Banyak tantangan yang dihadapi Yayasan JSM dalam menjalankan Rumah Belajar, tetapi tantangan tersebut tidak menjadi sesuatu yang berat karena apa yang dikerjakan di Rumah Belajar dilakukan sepenuh hati dan demi kepentingan anak-anak. Namun, beberapa tantangan tersebut diantaranya adalah kesadaran orang tua yang masih rendah terhadap pendidikan. Hal ini menyebabkan orang tua kurang peduli dan memberi dukungan dalam proses belajar anak di Rumah Belajar. Program sekolah kesetaraan juga masih ditempatkan sebagai sekolah level kedua sehingga dianggap bukan hal yang penting oleh masyarakat. Terdapat juga persepsi bahwa ketika anak putus sekolah, sekolah kesetaraan belum tentu memberikan harapan yang cerah bagi mereka. Selain itu, masalah pendanaan juga dialami bahwa tidak semua lembaga memberikan bantuan secara kontinu. Hal ini mungkin dikarenakan hasil investasi pendidikan yang tidak bisa dilihat secara langsung melainkan baru dapat dilihat dalam jangka panjang. Mas Zainal berharap bahwa tidak hanya beberapa perusahaan saja, namun seluruh pihak baik orang tua, tokoh, hingga masyarakat dapat terlibat memberi bantuan dan dukungan pada anak-anak putus sekolah untuk dapat tetap terus belajar walau bukan di dalam sekolah formal lagi.

Mari kita berperan bersama memberantas kemiskinan lewat pendidikan. Bagi Sahabat SEJIWA yang ingin menyimak lebih lanjut mengenai Rumah Belajar Yayasan Jala Samudra Mandiri, bisa klik link di bawah ini ya!

Bincang SEJIWA Episode 86 Berperan Bersama Memberantas Kemiskinan Lewat Pendidikan

https://youtu.be/iYYDN9Wfavg